Sabtu, 25 April 2026

Oknum Guru Aniaya Kepsek di Kepahiang

Duduk Perkara Guru di Kepahiang Aniaya dan Tabrak Kepsek Pakai Motor, Rupanya Sering Bikin Ulah 

Duduk perkara guru di Kepahiang aniaya dan tabrak Kepsek pakai motor, rupanya memang sering bikin ulah. 

Editor: Rita Lismini
Istimewa
OKNUM GURU TABRAK KEPSEK - Foto M Yani, kepsek korban penganiayaan oleh oknum guru di Kepahiang, Provinsi Bengkulu berinisial RL, Jumat (25/04/2025). Duduk perkara guru di Kepahiang aniaya dan tabrak Kepsek pakai motor, rupanya memang sering bikin ulah. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Duduk perkara guru di Kepahiang aniaya dan tabrak Kepsek pakai motor, rupanya memang sering bikin ulah. 

M Yani, Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 3 Bermani Ilir, Kepahiang, Bengkulu, menceritakan kronologis kejadian penganiayaan oleh oknum guru yang dialaminya pada Senin (24/4/2025) lalu.

Saat itu, M Yani mengatakan dirinya tengah berkendara menggunakan sepeda motor menuju sekolah tempatnya mengajar.

Di Desa Taba Saling, Tebat Karai, korban yang tengah fokus memperhatikan jalan tiba-tiba mendengar suara gas motor.

Secara mendadak ia ditabrak oleh sepeda motor tanpa pengemudi atau tanpa pengendara dari arah sebelah kiri.

Korban kehilangan kendali, dan akhirnya terjatuh ke arah kanan di rerumputan, dengan posisi kaki kiri terhimpit oleh sepeda motor.

Kemudian, pelaku penganiayaan berinisial RL datang dan melakukan pemukulan terhadap korban.

"Saya tidak hitung berapa kali dipukul. Tapi lebih dari dua kali, mungkin empat atau enam kali," kata M Yani kepada TribunBengkulu.com, Kamis (24/4/2025) siang.

Korban saat itu tidak berusaha melawan dan hanya melindungi bagian kepala.

Setelah melakukan pemukulan tersebut, pelaku RL berhenti dan tampak ingin melarikan diri dari lokasi. Korban kemudian berusaha bangkit.

Namun, melihat korban mulai berdiri, pelaku kembali menghampiri dan mengeluarkan semacam cairan pembersih.

Cairan tersebut kemudian disemprotkan ke bagian wajah korban.

"Saya berusaha melindungi mata. Pelaku ini kemudian kembali memukuli saya, beberapa kali," ujar korban.

Melihat warga dan pengendara yang semakin ramai, pelaku akhirnya melarikan diri. 

Korban sendiri ditolong oleh beberapa guru dan sempat dibawa ke salah satu klinik swasta, sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Kepahiang.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved