Jumat, 17 April 2026

Oknum Guru Aniaya Kepsek di Kepahiang

Motif Guru di Kepahiang Aniaya dan Tabrak Kepsek Pakai Motor, Ternyata Sudah Sering Dipanggil Dinas

Seorang oknum guru berinisial RL di Kabupaten Kepahiang nekat menganiaya hingga menabrak kepala sekolah tempatnya mengajar.

Penulis: Romi Juniandra | Editor: Ricky Jenihansen
TribunBengkulu.com/Romi Juniandra/M Rizki Wahyudi
KASUS PENGANIAYAAN - Kolase foto Kasat Reskrim Polres Kepahiang, AKP Denyfita Mochtar dan pelaku RL. Seorang oknum guru berinisial RL di Kabupaten Kepahiang nekat menganiaya hingga menabrak kepala sekolah tempatnya mengajar, menggunakan sepeda motor. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Seorang oknum guru berinisial RL di Kabupaten Kepahiang nekat menganiaya hingga menabrak kepala sekolah tempatnya mengajar, menggunakan sepeda motor. 

Akibatnya, RL diringkus Polres Kepahiang tidak lama setelah kejadian pada Selasa (22/4/2025).

Kasat Reskrim Polres Kepahiang, AKP Denyfita Mochtar, mengatakan bahwa pelaku dengan sengaja melakukan penganiayaan terhadap kepala sekolah (kepsek) pada Senin (21/4/2025) di Desa Tebat Saling, Kecamatan Tebat Karai, Kepahiang, tepat di depan sekolah tempat pelaku mengajar.

Insiden terjadi sekitar pukul 07.30 WIB pagi. Saat itu, pelaku yang mengendarai sepeda motor dengan sengaja menabrak korban.

Ketika korban terjatuh, pelaku memukulnya sebanyak dua kali.

Tidak berhenti di situ, saat korban hendak bangkit, pelaku juga menyiramkan cairan alkohol ke wajah korban.

"Setelah itu, barulah pelaku ini meninggalkan tempat kejadian. Korban sendiri ditolong oleh guru lain dan langsung dibawa ke klinik," ujar AKP Denyfita Mochtar, Rabu (23/4/2025).

Korban yang dianiaya oleh bawahannya sendiri segera melaporkan kejadian ini ke Polres Kepahiang.

Tak berselang lama, pelaku berhasil diamankan.

Saat ini, RL telah ditahan di Mapolres Kepahiang.

Dari pemeriksaan awal, pelaku mengaku melakukan aksi tersebut karena sakit hati.

Pelaku mendengar bahwa kepala sekolah berencana memutasinya ke tempat tugas lain, dan hal itu memicu kemarahannya.

"Sementara ini, itu motif pelaku kepada petugas kami. Tapi masih kita dalami," ungkap AKP Denyfita.

SEKOLAH RAKYAT KEPAHIANG - Sekda Kepahiang Provinsi Bengkulu, Hartono saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Senin (21/4/2025). Dia mengatakan Sekolah Rakyat di Kepahiang akan segera dibangun pada tahun 2025, dengan total anggaran mencapai Rp 210 miliar.
SEKOLAH RAKYAT KEPAHIANG - Sekda Kepahiang Provinsi Bengkulu, Hartono saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Senin (21/4/2025). (Romi Juniandra/TribunBengkulu.com)

Sering Dipanggil Dinas

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepahiang, Hartono, mengungkap rekam jejak oknum guru berinisial RL, yang kini ditahan karena menganiaya kepala sekolah.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved