Senin, 8 Juni 2026

Pencemaran Lingkungan di Mukomuko

Sungai Solang Masih Menghitam, DPRD Mukomuko Bengkulu Siap Tempuh Jalur Hukum

DPRD Mukomuko beri peringatan keras soal pencemaran Sungai Solang, tak segan libatkan aparat hukum jika kondisi tak membaik.

Tayang:
Panji Destama/TribunBengkulu.com
DPRD MUKOMUKO - Wakil Ketua Komisi III DPRD Mukomuko, Frenky Janas saat diwawancarai, Senin (16/6/2025). DPRD Mukomuko beri peringatan keras soal pencemaran Sungai Solang, tak segan libatkan aparat hukum jika kondisi tak membaik. 

Sejak pabrik kelapa sawit PT USM beroperasi pada 2018, warga Dusun Wonosalam, Desa Sumber Makmur, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, tak lagi bisa menggantungkan hidup pada Sungai Solang.

Air sungai yang dulu menjadi sumber utama kebutuhan sehari-hari, kini menghitam dan diduga tercemar.

Kondisi ini memicu krisis air bersih yang masih berlangsung hingga kini.

Ikhsanudin, salah satu warga sekaligus Kepala Dusun Wonosalam, menceritakan kondisi yang dialami masyarakatnya.

Ia tinggal berdampingan langsung dengan Sungai Solang yang letaknya berdekatan dengan pabrik kelapa sawit PT USM

Sejak 2016, Ikhsan telah menetap di Wonosalam bersama warga lainnya.

Saat itu, Sungai Solang menjadi sumber utama air bersih bagi warga. 

Mereka memanfaatkannya untuk kebutuhan sehari-hari.

“Dulu saya dan warga lain itu hidupnya bergantung pada air di Sungai Solang, karena untuk memenuhi kebutuhan air bersih bergantung pada sungai,” ungkap Ikhsan, saat ditemui TribunBengkulu.com, Selasa (17/6/2025).

Namun sejak pabrik mulai beroperasi, air sungai berubah warna menjadi hitam pekat dan ditemukan ribuan ikan mati. 

Sejak saat itu, warga tak lagi berani menggunakan air dari sungai.

“Adanya aktivitas pabrik PT USM itu, warga tak berani beraktivitas dekat sungai, karena air menghitam, mungkin karena limbah, soalnya banyak ikan yang mati,” tutur Ikhsan.

Ia juga menjelaskan bahwa warga telah beberapa kali melaporkan kondisi air sungai yang menghitam kepada pihak perusahaan. 

Namun, jawaban yang diterima selalu sama—perusahaan menyebut adanya kebocoran kolam limbah dan perbaikan sedang dilakukan.

“Sudah sering kami warga sampaikan ke perusahaan air sungai menghitam, alasan pabrik adanya kebocoran sedang ada perbaikan, kejadian ini terus menerus,” jelasnya.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved