Prada Lucky Tewas Dianiaya Senior
Pengakuan Kakak Prada Lucky Namo Tewas Diduga Dianiaya 20 Senior: Ginjal dan Paru-paru Hancur
Pengakuan Lusi Namo, kakak dari Prada Lucky Chepril Saputra Namo soal kematian tragis yang dialami sang adik.
Danrem juga mesti mendorong transparansi proses penanganan kasus kematian ini. "Danrem harus menjadi jembatan antara Denpom dan pimpinan TNI di tingkat yang lebih tinggi, memastikan bahwa semua informasi disampaikan secara jujur dan terbuka kepada keluarga, masyarakat melalui pers," kata Ansi Rihi Dara.
Selain itu, Danrem juga mesti memberikan dukungan penuh kepada keluarga korban. Danrem harus memastikan keluarga korban mendapatkan kejelasan dan keadilan.
Menurut Ansi Rihi Dara, hukuman yang pantas bagi pelaku penganiayaan yang menyebabkan kematian harus sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia, baik hukum pidana umum maupun hukum pidana militer.
Para pelaku harus dijerat dengan pasal-pasal pidana yang sesuai, seperti Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan atau Pasal 351 ayat (3) KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan kematian.
"Para pelaku juga harus mendapatkan sanksi militer berat, termasuk pemberhentian tidak hormat dari dinas TNI, agar tidak ada lagi prajurit yang memiliki perilaku serupa," tegas Ansi Rihi Dara.
Kepada Panglima TNI, Ansi Rihi Dara berharap agar Panglima segera mengambil langkah tegas untuk memastikan bahwa kasus kematian ini bisa terungkap modus dan motifnya.
"Dengan alasan apapun, kekerasan tidak boleh terjadi kepada anggota TNI yang dilakukan senior atau tekannya di satuan satuan tugas atau barak-barak TNI," kata Ansy Rihi Dara.
Menurut Ansi Rihi Dara, untuk mencegah kekerasan dalam proses rekrutmen dan penggemblengan anggota TNI, Danrem 161 dan petinggi TNI harus mengambil langkah-langkah proaktif.
Pertama, menerapkan sanksi tegas tanpa toleransi (zero tolerance policy). Setiap kasus kekerasan harus ditindaklanjuti dengan sanksi berat dan publikasi sanksi tersebut untuk memberikan efek jera.
Kedua, meningkatkan pengawasan. Para pelatih dan senior harus diawasi dengan ketat selama proses penggemblengan.
Ketiga, mengubah kultur militer. Penting untuk mengikis budaya senioritas yang arogan dan menggantinya dengan budaya yang lebih profesional, kolaboratif, dan saling menghormati.
"Keempat, membuka jalur pengaduan yang aman dan rahasia. Anggota yang merasa terancam atau menjadi korban kekerasan harus memiliki cara untuk melapor tanpa takut akan pembalasan. Serta meminimalisir senioritas yang arogan," kata Ansi Rihi Dara.
Untuk meminimalisir senioritas yang arogan di satuan tugas, jelas Ansi Rihi Dara, maka diperlukan pendekatan terstruktur, seperti adanya edukasi dan pelatihan.
Memberikan pendidikan tentang etika, profesionalisme, dan dampak negatif senioritas yang berlebihan.
Peran Komandan sebagai teladan. Komandan harus menjadi contoh dalam menghormati junior dan menciptakan lingkungan kerja yang positif.
Berikutnya, sistem penghargaan dan sanksi yang jelas. Berikan penghargaan bagi senior yang membina junior dengan baik, dan berikan sanksi bagi mereka yang menyalahgunakan wewenang.
Termasuk, rotasi personel. Rotasi dapat membantu mencegah terbentuknya "kekuasaan" yang mapan di antara kelompok senior tertentu.
Ansi Rihi Dara juga berharap agar teman-teman korban Prada Lucky bisa menjadi saksi dan speak up membeberkan fakta yang terjadi dan jangan takut bersuara. Panglima TNI, Danrem, Denpom Ende dan Yonif juga harus bisa memastikan adanya perlindungan bagi saksi.
"Teman-teman korban memiliki peran yang sangat penting. Mereka harus memberikan kesaksian secara jujur dan terbuka kepada Denpom. Berani berbicara tanpa takut. Penting bagi mereka untuk mengabaikan tekanan dari senior atau pihak lain," kata Ansi Rihi Dara.
Teman korban, para saksi juga mesti berani memberikan kesaksian detail yang akurat. Kesaksian mereka tentang kronologi kejadian, siapa saja yang terlibat, dan apa yang mereka lihat atau dengar akan sangat membantu dalam mengungkap kebenaran.
"Jika merasa tidak aman, para saksi teman korban bisa meminta perlindungan jika diperlukan. Jika mereka merasa terancam, mereka harus meminta perlindungan dari Denpom atau lembaga terkait lainnya. Melalui semua langkah ini, diharapkan keadilan bagi Prada Lucky dapat tercapai dan kasus serupa tidak akan terulang di masa depan," kata Ansi Rihi Dara.
Artikel ini telah tayang di Pos-Kupang.com
| Inilah Tampang 17 Senior yang Diadili karena Aniaya Prada Lucky hingga Tewas |
|
|---|
| Terkuak! Peran Danki Lettu Ahmad Faisal, Biarkan Anak Buah Aniaya Prada Lucky Hingga Tewas |
|
|---|
| Ada Saksi Baru Bongkar Fakta Mengerikan Detik-detik Prada Lucky Penuh Luka Dibawa ke Puskesmas Danga |
|
|---|
| LPSK Turun Tangan! Dampingi Keluarga Demi Keadilan Tewasnya Prada Lucky Namo |
|
|---|
| Nasib Karier Letda Inf Thariq Singajuru, Perwira TNI Tersangka Aniaya Prada Lucky Terancam 10 Tahun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Prada-Lucky-Namo-kakak-124124.jpg)