Rabu, 15 April 2026

Berita BPJS Kesehatan Bengkulu

BPJS Kesehatan Dorong UHC Bengkulu, Gandeng 23 Desa Lewat Program Pesiar

BPJS Kesehatan Bengkulu menggandeng 23 desa melalui program Pesiar untuk mendata dan mengaktifkan kembali peserta JKN yang tidak aktif.

TribunBengkulu.com/Muhammad Panji Destama Nurhadi
BPJS KESEHATAN – Deputi Direksi Wilayah III BPJS Kesehatan, Anurman Huda, dan Sekda Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, melihat penandatanganan kerja sama (PKS) desa se-Provinsi Bengkulu dengan BPJS Kesehatan terkait program Pesiar di Hotel Nala Sea Side, Jalan Pariwisata, Kelurahan Tanah Patah, Kecamatan Ratu Agung, Kota Bengkulu, Kamis (12/3/2026). Program Pesiar BPJS Kesehatan menggandeng pemerintah desa untuk mendata warga yang belum atau tidak aktif sebagai peserta JKN. 

Ia menambahkan bahwa masih terdapat sejumlah kendala yang membuat sebagian masyarakat belum tercakup dalam program JKN-KIS.

Beberapa di antaranya seperti masyarakat yang belum memiliki KTP, belum terdaftar secara administrasi di desa, hingga penduduk yang tidak menetap.

“Masih ada masyarakat yang belum punya KTP, belum terregistrasi di desa, atau penduduk yang tidak menetap. Faktor-faktor ini yang menyebabkan mereka belum tercakup,” kata Herwan.

Program Pesiar Berbasis Desa

Untuk mengatasi hal tersebut, BPJS Kesehatan menghadirkan program Pesiar yang melibatkan pemerintah desa dalam proses pendataan dan pendaftaran peserta.

Menurut Anurman, pendekatan berbasis desa dinilai efektif karena sebagian besar program pembangunan dan pelayanan publik saat ini berfokus pada tingkat desa.

“Untuk mencapai UHC ini kita harus berbasis desa. Semua program saat ini berbasis desa karena kebutuhan masyarakat juga banyak berada di desa, sehingga basis datanya harus berasal dari desa,” papar Herwan.

Melalui kerja sama dengan pemerintah desa, program Pesiar diharapkan dapat memetakan masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta JKN-KIS.

Dengan demikian, warga yang membutuhkan layanan kesehatan atau rujukan dapat segera memperoleh akses pelayanan melalui program jaminan kesehatan nasional.

“Program Pesiar ini dilakukan melalui kerja sama dengan desa. Harapan kita dengan PKS yang dilakukan nantinya adalah melakukan pemetaan masyarakat di setiap wilayah desa, sehingga warga yang belum terdaftar bisa segera dimasukkan sebagai peserta JKN-KIS,” tutup Herwan.

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved