Berita BPJS Kesehatan Bengkulu
BPJS Kesehatan Dorong UHC Bengkulu, Gandeng 23 Desa Lewat Program Pesiar
BPJS Kesehatan Bengkulu menggandeng 23 desa melalui program Pesiar untuk mendata dan mengaktifkan kembali peserta JKN yang tidak aktif.
Penulis: Muhammad Panji Destama Nurhadi | Editor: Ricky Jenihansen
Ia menambahkan bahwa masih terdapat sejumlah kendala yang membuat sebagian masyarakat belum tercakup dalam program JKN-KIS.
Beberapa di antaranya seperti masyarakat yang belum memiliki KTP, belum terdaftar secara administrasi di desa, hingga penduduk yang tidak menetap.
“Masih ada masyarakat yang belum punya KTP, belum terregistrasi di desa, atau penduduk yang tidak menetap. Faktor-faktor ini yang menyebabkan mereka belum tercakup,” kata Herwan.
Program Pesiar Berbasis Desa
Untuk mengatasi hal tersebut, BPJS Kesehatan menghadirkan program Pesiar yang melibatkan pemerintah desa dalam proses pendataan dan pendaftaran peserta.
Menurut Anurman, pendekatan berbasis desa dinilai efektif karena sebagian besar program pembangunan dan pelayanan publik saat ini berfokus pada tingkat desa.
“Untuk mencapai UHC ini kita harus berbasis desa. Semua program saat ini berbasis desa karena kebutuhan masyarakat juga banyak berada di desa, sehingga basis datanya harus berasal dari desa,” papar Herwan.
Melalui kerja sama dengan pemerintah desa, program Pesiar diharapkan dapat memetakan masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta JKN-KIS.
Dengan demikian, warga yang membutuhkan layanan kesehatan atau rujukan dapat segera memperoleh akses pelayanan melalui program jaminan kesehatan nasional.
“Program Pesiar ini dilakukan melalui kerja sama dengan desa. Harapan kita dengan PKS yang dilakukan nantinya adalah melakukan pemetaan masyarakat di setiap wilayah desa, sehingga warga yang belum terdaftar bisa segera dimasukkan sebagai peserta JKN-KIS,” tutup Herwan.
| BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu Genjot Keaktifan Peserta, Akses Layanan Kian Merata |
|
|---|
| Merawat Asa, Lugimen Bertahan dengan BPJS Kesehatan, Jalani Cuci Darah Dua Kali Sepekan |
|
|---|
| Di Ujung Lelah, Evoria Temukan Harapan Lewat BPJS Kesehatan hingga Bisa Jalani Cuci Darah |
|
|---|
| Kisah Mulyono 10 Tahun Jalani Cuci Darah di RS Rafflesia Bengkulu dengan Dukungan BPJS Kesehatan |
|
|---|
| Perjuangan Rambat Jalani Cuci Darah di RS Rafflesia Bengkulu, BPJS Kesehatan Jadi Penopang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/bpjs-pesiar-34523.jpg)