Rabu, 6 Mei 2026

Berita Bengkulu

4.000 Siswa Bengkulu Terima PIP Rp3,2 Miliar, Data Penerima Harus Sesuai Dapodik

Program Indonesia Pintar menjangkau 4.000 siswa Bengkulu dengan dana Rp3,2 miliar, Sultan tegaskan proses wajib bebas pungli.

Tayang:
Panji Destama/TribunBengkulu.com
DPD - Ketua DPD RI, Sultan B Najamudi saat menyerahkan sambungan telpon Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti ke Ketua Forum Komunikasi Guru TK swasta Sertifikasi Penyetaraan Situ Yuniana, di DPD RI Sekretariat Perwakilan Provinsi Bengkulu, Kota Bengkulu, Kamis (23/10/2025). Ia menjelaskan, program Indonesia Pintar menjangkau 4.000 siswa Bengkulu dengan dana Rp3,2 miliar, Sultan tegaskan proses wajib bebas pungli. 

Sementara itu, alokasi PIP untuk SMA diharapkan mampu menjaga keberlanjutan pendidikan siswa hingga tamat, sekaligus mempersiapkan mereka melanjutkan ke perguruan tinggi.

Untuk siswa SMK, bantuan PIP diarahkan untuk mendukung pendidikan vokasi agar lulusan memiliki keterampilan dan daya saing di dunia kerja.

Data Penerima Harus Sesuai Dapodik

Program Indonesia Pintar sendiri merupakan agenda pemerintah pusat dalam memperluas akses pendidikan yang merata dan berkeadilan di seluruh Indonesia.

Optimalisasi pelaksanaan program ini, lanjut Sultan, membutuhkan dukungan pemerintah daerah, terutama dalam penyediaan data siswa yang akurat sesuai Data Pokok Pendidikan (Dapodik), serta pengawasan orang tua terhadap pemanfaatan dana bantuan.

Di sisi lain, program PIP kembali dibuka bagi pelajar di Bengkulu.

Bantuan ini ditujukan bagi siswa dari keluarga miskin dan rentan miskin agar tetap dapat melanjutkan pendidikan.

Sosialisasi program tersebut disampaikan melalui aspirasi Ketua DPD RI, Sultan B. Najamudin, yang mengajak masyarakat untuk segera mengusulkan siswa yang memenuhi kriteria.

Proses pengusulan dilakukan melalui verifikasi sekolah masing-masing, dengan data siswa harus sesuai kondisi sosial ekonomi serta terdaftar dalam Data Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Kami ingin memastikan tidak ada anak Bengkulu yang putus sekolah hanya karena keterbatasan ekonomi. PIP harus benar-benar menyasar yang membutuhkan,” pungkas Sultan.

Gabung grup Facebook TribunBengkulu.com untuk informasi terkini

 

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved