Senin, 8 Juni 2026

Polemik Kursi Ketua DPRD Bengkulu

Penjelasan Sekwan Soal Polemik Pergantian Sumardi dari Kursi Ketua DPRD Bengkulu

Penjelasan Sekwan soal Pengumuman surat DPP Golkar soal pergantian Ketua DPRD Provinsi Bengkulu.

Tayang:
Panji Destama/TribunBengkulu.com
SEKRETARIS DPRD - Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Provinsi Bengkulu, Mustarani Abidin, saat diwawancarai di Kantor DPRD Bengkulu, Kelurahan Padang Harapan, Kecamatan Gading Cempaka, Jumat (24/10/2025). Penjelasan Sekwan soal Pengumuman surat DPP Golkar soal pergantian Ketua DPRD Provinsi Bengkulu. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Surat dari DPP Golkar untuk pergantian Sumardi dari kursi Ketua DPRD Provinsi Bengkulu  sudah masuk ke Sekretariat DPRD Provinsi Bengkulu.

Hal itu dibenarkan oleh Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Provinsi Bengkulu, Mustarani Abidin, pada Jumat (24/10/2025).

Awalnya, surat itu dari DPP Golkar ditujukan ke DPD 1 Golkar Bengkulu.

Lalu, dari pihak DPD 1 membuat surat ke Ketua DPRD Provinsi Bengkulu dalam bentuk pengantar surat dari DPP Golkar.

“Kita sebagai Sekwan sudah menaikan surat itu ke Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, dari Ketua didisposisikan kembali ke Sekwan,” ungkap Mustari saat diwawancarai, Jumat (24/10/2025) pukul 15.16 WIB.

Surat itu dikembalikan ke Sekwan, untuk mempertanyakan surat dari DPD 1 Golkar dan pihaknya sudah melayangkan surat ke DPD 1 Golkar.

Baca juga: Kuasa Hukum Sumardi Angkat Bicara! Siap Gugat Keputusan Pergantian Ketua DPRD Bengkulu

Dalam surat yang dikembalikan ke Sekwan DPRD Provinsi ini, berbunyi kenapa surat dari DPD 1 Golkar masih ditandatangani oleh Plt Ketua DPD 1 Golkar.

“Surat yang dikembalikan ke Sekwan itu, berbunyi kenapa surat dari DPD 1 Golkar masih ditandatangani oleh Plt Ketua DPD 1 Golkar, sementara DPD 1 Golkar sudah ada Ketua yang definitif,” tutur Mustarani.

Pihaknya saat ini masih menunggu surat balasan dari DPD 1 Golkar, soal tanda tangan dari tersebut.

Terkait pengumuman surat pergantian Ketua DPRD Bengkulu di rapat paripurna, saat ini memang belum dilakukan, lantaran dalam 2 minggu ke depan belum ada jadwal paripurna.

“Kami masih menunggu balasan dari DPD 1 Golkar, kalau pengumuman surat masuk memang belum ada. Karena jadwal paripurna untuk 2 minggu kedepan belum ada,” jelas Mustarani.

Soal pengumuman surat masuk ini, memang harus diumumkan di dalam rapat paripurna.

Memang dalam waktu dekat ini, rapat paripurna belum ada jadwal, untuk membacakan surat masuk ini, bisa dilakukan di paripurna apa saja.

“Pembacaan surat masuk itu bisa dilakukan di paripurna mana saja, nanti setelah dibacakan akan dirapatkan di Banmus, untuk di paripurnakan,” tutup Mustarani.

Kata Ketua Golkar Bengkulu

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved