Berita Bengkulu
Kepulangan 4 Warga Bengkulu Tertipu Perusahaan Scam di Kamboja Tunggu Jadwal
Nasib 4 warga Kota Bengkulu di Kamboja, saat ini masih menunggu jadwal kepulangan ke tanah air.
Penulis: Muhammad Panji Destama Nurhadi | Editor: Hendrik Budiman
Ringkasan Berita:
- Pemulangan empat warga Kota Bengkulu yang berada di Kamboja, saat ini tinggal menunggu jadwal
- Istri dari keempat orang warga kota Bengkulu telah diarahkan ke Baznas untuk mendapatkan dana yang akan memesan tiket kepulangan suaminya di Kamboja.
- Keempat warga Kota Bengkulu yakni Deni Febriansyah, Ardi, Engga, dan Imron tertitpu perusahaan scam dan judi online di Kamboja hingga kabur ke KBRI.
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Proses pemulangan empat warga Kota Bengkulu yang berada di Kamboja, saat ini tinggal menunggu jadwal setelah seluruh persyaratan administrasi dinyatakan lengkap.
Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Bengkulu, Syarifudin saat ditemui wartawan di depan ruang rapat paripurna DPRD Provinsi Bengkulu, Senin (23/2/2026).
Syarifudin yang juga merupakan Pj Sekda Kabupaten Lebong ini mengatakan, usai RDP di DPRD beberapa waktul lalu, permohonan dari warga Bengkulu sudah masuk ke Baznas.
“Iya pas acara kita di DPRD (RDP DPRD, red) permohonan mereka sudah masuk ke Baznas kemudian kemarin kita sempat menunggu Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) atau pengganti paspor sekitar 2-3 hari lalu bahwa sudah lengkap 4 orang itu,” ungkap Syarifudin saat diwawancarai wartawan di depan ruang rapat paripurna DPRD Provinsi Bengkulu, Senin (23/2/2026).
Istri dari keempat orang warga kota Bengkulu, telah diarahkan ke Baznas untuk mendapatkan dana.
Nanti pihak istri 4 warga Kota Bengkulu ini yang akan memesan tiket kepulangan suaminya di Kamboja.
“Istri mereka sudah didarahkan ke Baznas, untuk soal dana kepulangan ke tanah air, pihaknya tinggal memesan tiket dan menunggu jadwal penerbangan nya, InsyaAllah Lebaran sudah berkumpul mereka,” jelas Syarifudin.
Curhat saat RDP
Keempat warga Kota Bengkulu yakni Deni Febriansyah, Ardi, Engga, dan Imron curhat saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, pada Senin (2/2/2026) kemarin.
Saat rapat, pihak Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu menghubungi warga kota Bengkulu yang berada di Kamboja melalui video call.
Deni salah satu warga kota Bengkulu yang berada di Kamboja, mengangangkat Video Call tersebut.
Dalam video call itu, Deni menceritakan seluruh kejadian yang dialami nya, hingga Deni menangis.
Awalnya keempat warga Kota Bengkulu ini ditawar kerja ke Vietnam, sebagai penjual barang elektronik dengan gaji sebesar Rp12,8 Juta.
Baca juga: Empat Warga Bengkulu Jadi Korban Penipuan Scammer di Kamboja, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Mereka sempat berpamitan ke Istri mereka, namu ada yang menolak mereka pergi ke Vietnam. Akhirnya pada tanggal 6 Januari 2026, ke empat orang ini berangkat dari Bengkulu ke Jakarta.
“Sekitar tanggal 6 Januari 2026, saya dan teman-teman berangkat dari Bengkulu ke Jakarta,” ungkap Deni dalam Video Call tersebut.
| 41 Koperasi Merah Putih Dibangun di Bengkulu Selatan, 6 Rampung Sisanya Terkendala Lahan & Perizinan |
|
|---|
| Dinas Perdagangan Bengkulu Selatan Terapkan WFA Bergilir, Pegawai Dibagi Dua Tim |
|
|---|
| Lonjakan Kasus Diare di Bengkulu Tengah, Kini Serang Dewasa hingga Lansia |
|
|---|
| Pemprov Bengkulu Kaji Kewajiban Zakat 2,5 Persen bagi Perusahaan |
|
|---|
| Kinerja Dewas RSUD M Yunus Disorot, Pemprov Siapkan Evaluasi dan Revisi Struktur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Rdp-Pemprov-dan-DPRD-soal-pemulanga-warga-Bengkulu-di-Kamboja.jpg)