Kecelakaan Maut di Lebong
Tabrak Lari Ojek Gandeng di Lebong Bengkulu, Sopir Agya Serahkan Diri ke Polisi
Ojek gandeng di Lebong ditabrak Agya, satu penumpang tewas dan lima lainnya luka serius. Sopir akhirnya serahkan diri.
Penulis: M Rizki Wahyudi | Editor: Ricky Jenihansen
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Rizki Wahyudi
TRIBUNBENGKULU.COM, LEBONG – Sebuah ojek gandeng roda tiga yang mengangkut enam penumpang ditabrak dari belakang oleh mobil Toyota Agya berwarna silver dengan nomor polisi BD 1811 KD, pada Sabtu (30/8/2025) malam.
Kecelakaan itu terjadi di Jalan Lintas Kelurahan Kampung Jawa, Kecamatan Lebong Utara.
Ojek gandeng tersebut diketahui baru pulang dari acara puncak peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI.
Akibat tabrakan, seorang penumpang bernama Sumaryani (44) meninggal dunia di lokasi dengan luka parah.
Sementara lima penumpang lainnya, yakni Imam Mahdi (47), Abdullah Sulaiman, Wahyu (10), Rahmat Hidayatullah (7), dan Tritian Wahyudin (10), mengalami luka serius dan kini menjalani perawatan intensif.
Seluruh korban merupakan warga Desa Pyang Mbik, Kecamatan Amen.
Benturan keras membuat ojek gandeng oleng hingga seluruh penumpangnya terjatuh ke jalan.
Tragisnya, korban Sumaryani yang sudah tergeletak kembali tertabrak sepeda motor Yamaha Vixion yang dikendarai Fahri (16), pelajar asal Desa Tunggang, Kecamatan Lebong Utara.
Baca juga: Proyek Jalan Sukowati Curup Rejang Lebong Kasar dan Bergelombang, Kontraktor Wajib Perbaiki
Meski sepeda motornya ringsek, Fahri selamat dari insiden tersebut.
Usai kejadian, pengemudi Toyota Agya sempat melarikan diri ke arah Kabupaten Bengkulu Utara.
Namun, keesokan harinya, Minggu (31/8/2025) siang, Rangga Andika (24), warga Desa Daneu, Kecamatan Lebong Atas, menyerahkan diri ke Satlantas Polres Lebong didampingi keluarganya.
Ia mengaku panik sehingga memilih melarikan diri setelah menabrak ojek gandeng tersebut.
Kasat Lantas Polres Lebong, Iptu Hendra Wijaya, membenarkan bahwa pengemudi mobil sudah mendatangi Mapolres.
“Terduga pelaku sempat melarikan diri karena panik usai kecelakaan. Namun, akhirnya ia menyerahkan diri diantar pihak keluarga,” jelas Hendra.
Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan.
Pengemudi mobil telah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Lebong.
“Masih dalam penyelidikan, untuk pengemudinya masih kita mintai keterangan lebih lanjut,” tutup Hendra.
Gabung grup Facebook TribunBengkulu.com untuk informasi terkini
| Kronologi Pelajar Tabrak Pejalan Kaki di Lebong Sakti, Lansia Meninggal Dunia |
|
|---|
| Sopir dan Truk DLH Diamankan Usai Laka Maut, Layanan Sampah di Lebong Tetap Jalan |
|
|---|
| Kecelakaan Maut Tewaskan Lansia, Sopir dan Truk Sampah DLH Masih Diamankan di Polres Lebong |
|
|---|
| Terungkap! Sopir yang Tabrak Pelajar SMAN 3 Lebong hingga Tewas, Ternyata Masih Keluarga Korban |
|
|---|
| Angka Kecelakaan Pelajar Cukup Tinggi, Polres Lebong Pesankah Hal Ini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Tabrak-lari-lebong-ojek-gandeng-2.jpg)