Kamis, 16 April 2026

Makan Bergizi Gratis

Kepala BGN Buka Suara Soal Kaos Kaki Rp100 Ribu: Bukan Pengadaan Tapi Program SPPI

Dadan Hindayana mengklarifikasi pembelian kaos kaki yang disebut masuk dalam pengadaan anggaran dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Editor: Rita Lismini
Instagram bake.co.id
SOSOK DADAN HINDAYANA - Tangkap layar foto Dadan Hindayana Kepala Badan Gizi Nasional , Rabu (09/04/2025). Dadan Hindayana mengklarifikasi pembelian kaos kaki yang disebut masuk dalam pengadaan anggaran dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

"Jadi, perlu dipahami bahwa pengadaan tersebut bukan dilakukan langsung oleh BGN, melainkan oleh Unhan dalam rangka pelaksanaan pendidikan SPPI," tutur dia.

Mahfud Geram 

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menyoroti anggaran Badan Gizi Nasional (BGN) yang disebut mencapai sekitar Rp1 triliun dan tengah ramai diperbincangkan publik.

Sejumlah pos pengeluaran BGN menjadi sorotan, mulai dari pengadaan motor listrik MBG, laptop, hingga kaos kaki yang nilainya disebut mencapai miliaran rupiah.

Untuk pengadaan kaos kaki, anggaran dilaporkan mencapai Rp6,9 miliar dengan harga sekitar Rp100 ribu per pasang untuk total sekitar 17 ribu pasang.

Menanggapi hal itu, Mahfud MD menyindir adanya dugaan pemborosan dalam pengelolaan anggaran tersebut.

Ia membandingkan harga kaos kaki tersebut dengan harga yang biasa ia beli secara pribadi melalui platform daring.

“Ya pemborosan itu ada. Ini kaos kakiku Rp100 ribu dapat tiga (pasang), beli di online aja banyak sekali,” kata Mahfud MD dikutip dari kanal YouTube Mahfud MD Official.

Mahfud juga menyarankan agar pengadaan seperti itu dilakukan lewat e-commerce agar lebih hemat.

“Beli di online, lewat Google atau apa, minta kaos kaki itu sudah bagus-bagus. Saya beli Rp200 ribu sudah dapat enam (pasang),” ujarnya.

Ia bahkan mempertanyakan kebutuhan pengadaan dengan harga tersebut.

“Ini kaos kaki Rp100 ribu satu pasang, itu untuk siapa dan untuk apa? Kok sampai segitu?” ucapnya.

Selain kaos kaki, Mahfud MD juga menyinggung pengeluaran lain BGN seperti motor listrik MBG dan laptop yang dinilai tidak kecil.

Meski demikian, ia tetap menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) banyak mendapat dukungan masyarakat di daerah.

Mahfud mengatakan program tersebut tetap bisa dilanjutkan selama benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

 

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved