Kamis, 7 Mei 2026

Opini

OPINI, Tito: Saya Juga KAHMI

Selain dihadiri pengurus KAHMI se Sumatera, acara bertajuk Silaturahmi Regional itu juga diikuti sejumlah kepala daerah.

Tayang:
Editor: Yunike Karolina
Kolase TribunBengkulu.com
OPINI - Foto Zacky Antoni, Sosok penulis opini dengan judul 'Tito Saya Juga KAHMI'. Penulis adalah wartawan senior yang juga Presidium Majelis Wilayah KAHMI Bengkulu 

Catatan Zacky Antony

TRIBUNBENGKULU.COM - Malam mingguan di Kota Batam, Sabtu (20/9) pekan kemarin terasa spesial. Sejumlah pejabat mulai dari Menteri, Wamen, Gubernur, Wakil Gubernur, Sekda, anggota DPR menghabiskan malam minggu bersama.

Aktor utamanya Mendagri Tito Karnavian

“Sekarang sudah larut. Tapi nggak apa-apa lah, kita malam mingguan di sini. Saya senang bisa sharing dengan keluarga besar KAHMI,” kata Tito sambil melihat arloji. Jarum jam sudah menunjukkan pukul 23.15 WIB. 

Malam itu, bertempat di Swiss-Bell Hotel Harbour Bay, Tito dinobatkan menyampaikan orasi kebangsaan dalam Pertemuan Puncak KAHMI se Sumatera.

Malam itu, saya ditemani Iswahyudi, Presidium MW KAHMI Bengkulu dan beberapa pengurus dari Majelis Daerah. 

Selain dihadiri pengurus KAHMI se Sumatera, acara bertajuk Silaturahmi Regional itu juga diikuti sejumlah kepala daerah dan pejabat publik alumni HMI yang tersebar sebagai anggota KPU, Bawaslu, Ombudsman, dan anggota DPRD.

Karena Mendagri betah berbicara, para Gubernur yang hadir juga tak ada yang berani beranjak. Hadir Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, Gubernur Babel Hidayat Arsani, Gubernur Jambi Al Haris, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah dan tuan rumah Walikota Batam. Provinsi lain diwakili Wagub dan Sekda. 

Dari jajaran pemerintah pusat, hadir Wamen Transmigrasi Viva Yoga Mauladi, Wamen Agama Romo Muhammad Syafi’i, Ketua Komisi II Rifkinizami Karsayuda yang juga Kooordinator Presidium Majelis Nasional KAHMI

Sambil bergurau, Tito yang lahir di Palembang 26 Oktober 1964, mengaku sebagai KAHMI. “Saya tidak masuk HMI karena saya alumni Akpol. Tapi sekarang ini saya KAHMI juga. Kawan Akrab  HMI,” katanya disambut gerrr hadirin. 

Tito memplesetkan omongan Korpres MN KAHMI Rifkinizami Karsayuda. Saat menyampaikan sambutan, Rifki menyebut singkatan-singkatan KAHMI. Salah satunya KAHMI = Kawan Alumni  HMI. Rifqi juga bergurau, kalau Tito tidak masuk Akpol, pasti masuk HMI juga.

Di dalam persaudaraan HMI, ada orang-orang yang tidak pernah masuk HMI, tapi berteman dekat dengan orang-orang HMI.

Hingga akhirnya ketularan kultur HMI. Ujung-ujungnya sering disebut KAHMI. Kawan Alumni HMI.

Semua sudah tahu, sebelum menjadi Mendagri, Tito Karnavian adalah seorang jenderal polisi berpengalaman.

Di hadapan undangan, Tito bercerita, sebelum memilih masuk Akpol dirinya diterima di Fakultas Kedokteran Unsri Palembang, STAN (Sekolah Tinggi Akuntansi Negara) dan Hubungan Internasional (HI) UGM Yogyakarta.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved