TOPIK
Harga BBM Nonsubsidi Naik
-
Kenaikan harga BBM berdampak pada usaha jasa transportasi travel di Kabupaten Bengkulu Selatan.
-
Sopir travel Manna-Bengkulu mengeluhkan antrean Pertalite yang semakin panjang di tengah kenaikan harga Pertamax.
-
Masyarakat Kabupaten Kepahiang mengeluhkan kenaikan BBM jenis pertamax usai kembali resmi mengalami kenaikan mulai 10 April 2026.
-
Peminat Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertamax mengalami penurunan usai kembali resmi mengalami kenaikan mulai 10 April 2026.
-
Kenaikan BBM dan Pelemahan Rupiah Tekan Usaha Travel di Rejang Lebong, Sopir Keluhkan Biaya Operasional Meningkat.
-
Penguatan dolar terhadap rupiah berdampak pada harga produk interior dan bangunan di Bengkulu yang naik.
-
Kenaikan Harga Pertamax Berdampak pada Operasional Ambulance di Rejang Lebong, Anggaran BBM Akan Disesuaikan.
-
Meski harga Pertamax naik menjadi Rp16.650 per liter, pengguna di Bengkulu masih bertahan dan belum beralih.
-
Hari Kedua Kenaikan Harga Pertamax, Aktivitas di SPBU Rejang Lebong Masih Normal.
-
Kenaikan harga Pertamax mulai berdampak pada anggaran BBM OPD di Kepahiang, sejumlah ASN beralih menggunakan sepeda motor.
-
Pemprov Bengkulu melakukan efisiensi operasional dan perjalanan dinas menyusul kenaikan harga BBM non-subsidi.
-
Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter, Sejumlah Warga Rejang Lebong Mulai Beralih Lagi ke Pertalite.
-
Kenaikan harga BBM jenis Pertamax menjadi Rp16.650 per liter mulai berlaku di Bengkulu dan dikeluhkan sejumlah pengendara di Kabupaten Bengkulu Tengah
-
Kenaikan harga BBM jenis Pertamax menjadi Rp16.650 per liter mulai berlaku di Bengkulu dan dikeluhkan sejumlah pengendara di Kabupaten Bengkulu Tengah
-
Penyesuaian ini kembali terjadi pada jenis BBM Pertamax dengan lonjakan harga yang cukup signifikan dibandingkan awal Juni 2026.
-
Pertamax Naik Tajam, Antrean Pertalite di SPBU Tanah Patah Bengkulu Masih Normal
-
Suasana di SPBU Rawa Makmur, Kota Bengkulu, pada Rabu (10/6/2026) pukul 10.00 WIB terpantau masih berjalan normal
-
Harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi di Bengkulu mengalami penyesuaian
-
Pengguna Pertamax di Bengkulu mulai mengurangi pembelian BBM setelah harga melonjak dari Rp12.600 menjadi Rp16.650 per liter.
-
Pemprov Bengkulu akan menyesuaikan SBU kendaraan dinas akibat kenaikan BBM non-subsidi dan mendorong efisiensi penggunaan.
-
DPRD Bengkulu usulkan perluasan WFH hingga sekolah untuk menekan dampak kenaikan BBM non-subsidi dan efisiensi anggaran.
-
Kenaikan harga BBM non-subsidi mulai dirasakan dampaknya oleh pemerintah daerah, termasuk di Kabupaten Bengkulu Tengah.
-
Dampak kenaikan harga BBM Non subsidi sudah dirasakan oleh pengusaha rental mobil sejak awal April 2026.
-
Di tengah BBM non subsidi sejak Sabtu, 18 April 2026 lalu, Bupati Bengkulu Selatan Rifai Tajuddin kembali ajak OPD gunakan kendaraan roda dua.
-
Kenaikan harga BBM non-subsidi, khususnya jenis Dexlite, turut menjadi perhatian Ketua DPRD Bengkulu Tengah, Fepi Suheri.
-
Dampak kenaikan BBM mulai terasa, ASN diminta hemat operasional dan batasi penggunaan kendaraan dinas.
-
Harga Dexlite naik jadi Rp24.150 per liter, Polres Rejang Lebong perketat pengawasan distribusi solar 20 April 2026.
-
Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi, Jumlah Konsumen Dexlite di Rejang Lebong Menurun.
-
Harga BBM non-subsidi naik sejak 18 April 2026, DLH Rejang Lebong pertimbangkan beralih ke solar subsidi untuk operasional.
-
Pernyataan Gibran soal BBM tidak bakal naik sesuai arahan Presiden Prabowo, namun kini faktanya justru berbanding terbalik.