Polisi Tangkap 40 Petani Mukomuko

40 Petani Mukomuko Ditangkap, Ini yang Dilakukan Gubernur Bengkulu

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menggelar rapat internal bersama pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan instansi terkait.

Editor: Yunike Karolina
HO/TribunBengkulu.com
Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menggelar rapat internal bersama pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan instansi terkait, Senin malam (16/5/2022). 

Ada 3 orang petani yang ditetapkan sebagai tersangka penghasutan, yakni BI (52 tahun), LN (28 tahun), dan ZI (51 tahun).

Ketiga tersangka ini dijerat dengan pasal 363 KUHP ayat 1 ke 4.

Kemudian, ada 37 petani lainnya yang ditetapkan tersangka pencurian, dengan inisial YD (43 tahun), HN (45 tahun), SN (49 tahun), MS (52 tahun), DW (28 tahun), ES (39 tahun), AD (46 tahun), AA (40 tahun), AJ (46 tahun), PS (28 tahun), HH (41 tahun), GN (22 tahun), CI (36 tahun), IS (42 tahun), RH (33 tahun), MA (33 tahun), SN (40 tahun), AZ (35 tahun), IL (45 tahun), HM (25 tahun), AI (42 tahun), AT (29 tahun), AD (24 tahun), SI (26 tahun), HSJ (27 tahun), HE (26 tahun), IS (30 tahun), HN (46 tahun), IR (53 tahun), MK (45 tahun), WU (25 tahun), ES (37 tahun), SN (32 tahun), HO (35 tahun), AI (31 tahun), dan HH (27 tahun), serta RI (50 tahun).

Kronologi peristiwa pencurian ini, lanjut Sudarno, dimulai dengan tersangka LN yang mengajak para petani untuk melakukan pemanenan atau pencurian TBS kelapa sawit milik PT Daria Dharma Pratama (DDP) areal divisi 7 lahan eks HGU di Kecamatan Malin Deman, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, pada Kamis (12/5/2022) pukul 08.00 WIB.

Kemudian, setelah semua tersangka berkumpul, mereka menggunakan 13 kendaraan roda empat jenis pick up mendatangi lokasi dan melakukan pencurian.

Aksi para pelaku kemudian didapati oleh satpam dan personel Polri yang tergabung dalam pengamanan.

Polisi kemudian mengamankan 40 orang tersebut, dan membawanya ke Mapolres Mukomuko untuk pemeriksaan, hingga ditetapkan sebagai tersangka.

"Semua pelaku dalam kondisi sehat dan tidak ada yang terluka, serta tersangka diperlakukan dengan baik," ujar Sudarno.
 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved