Wabah PMK di Kepahiang

Wabah PMK di Kepahiang, Bupati Keluhkan Nihil Dokter Hewan dan Minimnya Vaksin di Kepahiang

Bupati Kebahiang Provinsi Bengkulu mengeluhkan nihilnya dokter hewan dan minimnya vaksin dalam menghadapi wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Panji Destama/TribunBengkulu.com
Bupati dan Wakil Bupati Kepahiang, saat diwawancarai terkait keluhan perternakan yang sulit mendapatkan SKKH dan Vaksin di Kabupaten Kepahiang, pada Jum'at (15/7/2022) 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Bupati Kebahiang Provinsi Bengkulu mengeluhkan nihilnya dokter hewan dan minimnya vaksin dalam menghadapi wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten kepahiang.

Hal itu diungkapnya menyikapi keluhan para peternak di Kabupaten Kepahiang, lantaran sulit mendapatkan vaksin serta Surat keterangan kesehatan hewan (SKKH).

Baca juga: Wabah PMK di Bengkulu Selatan Meluas, 147 Hewan Ternak Sembuh dari Total 475 Kasus

"Beberapa waktu lalu kita sudah memiliki dokter hewan namun sudah meninggal dunia dan belum ada penggantinnya, selain ini kita juga kesulitan soal vaksin yang minin ini," kata Hidayatullah, kepada Tribunbengkulu.com, pada Jum'at (15/7/2022).

Ia menghimbau, agar perternak hewan, untuk selalu waspada terhadap wabah PMK ini.

Peternak juga diminta memberikan obat-obat tradisional dan menjaga kebersihan kandang.

Baca juga: Cegah Wabah PMK Makin Meluas, Polres Bengkulu Selatan Sebar Personil di Pos Chek Point

"Jika ditemukan ciri-ciri PMK di hewan ternak, peternak diminta untuk langsung melaporkan dan berkonsultasi ke Dinas Pertanian Kabupaten Kepahiang," ujarnya.

Wabah PMK sempat membuat para peternak di Kepahiang khawatir.

Saat Idul Adha lalu, peternak mengeluhkan sulitnya mendapatkan SKKH dan Vaksin.

Lantaran hewan yang dijual harus memiliki SKKH yang dikeluarkan oleh pihak Dinas Pertanian Kabupaten Kepahiang.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved