Berita Mukomuko

Viral Postingan Facebook Penampakan Harimau di Mukomuko, Ini Penjelasan BKSDA Bengkulu

Viral postingan di media sosial facebook penampakan mirip harimau di Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu.

HO TribunBengkulu.com/Masky Kyend
Viral postingan penampakan diduga harimau Sumatera di perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Malindeman Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu, Kamis (7/3/2024). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, MUKOMUKO - Viral postingan di media sosial facebook penampakan mirip harimau di Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu.

Postingan pertama kali diposting oleh akun media sosial facebook Masky Kyend dengan deskripsi ‘hati-hati buat kawan-kawan semua kucing kuning sudah mulai berkeliaran di lahan divisi 2 blok K dan H tidak jauh dari perumahan karyawan PT Alno Air Ikan’.

Diketahui perumahan karyawan PT Alno Air Ikan sendiri berada di antara Desa Serami baru dan Desa Lubuk Talang di Kecamatan Malindeman Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu.

Postingan tersebut telah dibagikan 298 Kali, dan mendapatkan like sebanyak 137 dan 123 komentar di media sosial facebook.

Salah satu akun Facebook mengomentari postingan tersebut, dalam komentarnya.

“Mungkin dia sudah mulai kesulitan cari makan...kelaparan!!

Hati2 buat orang yg di pemungkiamn sana..jangan di ganggu kalau ngk mau di ganggu????,” tulis Akun Facebook Abdul Malik Rzky dalam kolom komentar.

Sementara itu, dari keterangan Kepala Desa Lubuk Talang, Siswadi menjelaskan, pihaknya belum mendapatkan laporan dari masyarakat terkait postingan tersebut.

“Informasinya belum jelas terkait postingan yang diduga seekor harimau itu,” ungkap Siswadi, Kamis (7/3/2024).

Disisi lain, TribunBengkulu.com juga mengkonfirmasi ke pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu, terkait postingan di facebook tersebut.

Kepala Resor KSDA Mukomuko Rasidin menerangkan, hingga kini belum mendapatkan informasi ataupun laporan tentang keberadaan harimau tersebut.

“Sejauh ini belum ada laporan ataupun Informasi tentang harimau yang berada di Kecamatan Malindeman,” jelas Rasidin.

Pihaknya meminta masyarakat untuk tetap tenang terkait postingan yang diduga harimau tersebut, ia juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat sedang berkebun.

Ia meminta, jika sedang melakukan aktivitas kebun, masyarakat diminta untuk berkelompok. Masyarakat disarankan tidak beraktivitas di kebun pada saat jam-jam harimau sedang agresif pada sore hingga pagi hari, yakni sejak pukul 15.00 hingga keesokan paginya pukul 10.00.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved