Galeri UMKM Bengkulu

Kue Jodah Karambi, Berawal dari Resep Nenek Kini Jadi Oleh-oleh Khas Mukomuko Bengkulu

Zainati salah satu pelaku UMKM Kue Jodah Karambi sudah menekuni pembuatan Kue Jodah Karambi sejak tahun 2019.

Panji Destama/TribunBengkulu.com (kolase)
Kue Jodah Karambi jadi oleh-oleh khas Mukomuko Bengkulu, dari harga Rp 20 ribu hingga Rp 100 ribu per kilogram. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, MUKOMUKO - Kue kering kerap kali menjadi cemilan saat sedang beraktivitas seperti menonton TV atau berkumpul dengan keluarga.

Salah satu cemilan yang terkenal di Kabupaten Mukomuko yakni Kue Jodah Karambi khas Mukomuko.

Zainati salah satu pelaku UMKM Kue Jodah Karambi sudah menekuni pembuatan Kue Jodah Karambi sejak tahun 2019.

“Istri saya itu mulai membuat Kue Jodah Karambi sejak tahun 2019 lalu,” ungkap Suami Zainati, Pujianto warga Kelurahan Bandar Ratu, Kecamatan Kota Mukomumo saat diwawancara TribunBengkulu.com, Minggu (4/8/2024).

Untuk bahan-bahan kue jodah ini sangat mudah didapat. Seperti tepung beras, kelapa parut yang tidak terlalu tua atau muda, air mineral (air masak), garam dan vanili.

Sedangkan proses membuatnya sekitar satu jam yang mana air bermula dimasak terlebih dahulu, kemudian tepung beras dihasilkan dengan cara dioseng-oseng atau dimasukan ke dalam kuali sembari api kompor dihidupkan.

“Air sama tepung beras itu dimasaknya barengan, air di dalam panci sedangkan tepung beras dihaluskan di dalam kuali,” tutur Pujianto.

Kemudian, setelah air sudah masak dan tepung beras sudah halus, tepung beras dimasukan ke dalam baskom bersama dengan daging kelapa yang telah diparut, garam dan vanili juga ikut dicampur.

Diaduk rata menggunakan tangan, bersamaan ditambah air panas, dalam proses pengadukan manual ini memakan waktu lebih kurang 15-20 menit.

“Setelah jadi bahannya, mulai dipipihkan dengan alat ampia secara manual, sudah dipipihkan tinggal nanti dicetak dengan ukuran 2-3 cm lalu digoreng selama 15 menit,” jelas Pujianto.

Resep ini merupakan resep dari nenek Zainati. Awal dia memulai usaha pada tahun 2019 saat itu dia mau mengirimkan oleh-oleh untuk anaknya yang kuliah di Padang.

Bingung mengirimkan oleh-oleh untuk anaknya, Zainati bersama suaminya terpikir membuat Kue Jodah Karambi.

“Saat dikirim ke anaknya, banyak yang suka dengan Kue Jodah Karambi ini,” jelas Pujianto.

Untuk varian rasa, Kue Jodah Karambi ada 3 macam yakni original dengan rasa gurih, kemudian manis dengan menggunakan gula aren dan pedas manis dari gula pasir dan cabe.

Sedangkan harga Kue Jodah Karambi mulai dari Rp 20 ribu hingga Rp 100 ribu per kilogram, saat ini penjualan Kue Jodah Karambi dilakukan secara online.

Baca juga: Pelaku UMKM di Mukomuko Olah Jantung Pisang Jadi Dendeng, Oleh-oleh Khas dengan 2 Varian Rasa

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved