Uang Palsu UIN Alauddin Makassar

Blak-blakan Andi Ibrahim Bongkar Ada Sosok Orang Dalam BI Permudah Penukaran Uang Palsu UIN Makassar

Blak-blakan Andi Ibrahim Beberkan Ada Sosok Orang Dalam BI yang Permudah Penukaran Uang Palsu di UIN Makassar

Editor: Hendrik Budiman
HO TribunBengkulu.com/Istimewa
SUMBANG UANG PALSU- Terdakwa kasus sindikat uang palsu yang menjerat mantan Kepala Perpustakaan UIN Alauddin Makassar, Andi Ibrahim. Blak-blakan Andi Ibrahim beberkan ada sosok orang dalam Bank Indonesia yang permudah penukaran uang palsu di UIN Makassar. 

“Andi Ibrahim yang menyiapkan uang palsu 1 miliar. Katanya, cari tim pemenangan Pilkada, siapa tahu uang palsunya mau digunakan untuk serangan fajar,” ungkap Mubin.

Sidang Maraton, 15 Terdakwa Terlibat

Kasus ini digelar secara maraton karena melibatkan 15 orang terdakwa, termasuk ASN, staf UIN, pegawai bank, dan politisi lokal.

Di antara mereka adalah:

  1. Ambo Ala
  2. Jhon Bliater Panjaitan
  3. Muhammad Syahruna
  4. Andi Ibrahim (kepala perpustakaan UIN)
  5. Sattariah
  6. Sukmawati (guru PNS)
  7. Andi Haeruddin (pegawai Bank BRI)
  8. Mubin Nasir (honorer UIN)
  9. Kamarang Daeng Ati
  10. Irfandi (pegawai Bank BNI)
  11. Sri Wahyudi
  12. Muhammad Manggabarani
  13. Satriadi (ASN DPRD Sulbar)
  14. Ilham
  15. Annar Salahuddin Sampetoding

Sidang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Dyan Martha Budhinugraeny, bersama hakim anggota Sihabudin dan Yeni. JPU dalam perkara ini adalah Basri Bacho dan Aria Perkasa Utama.

Uang Palsu Diproduksi di Kampus dengan Mesin Canggih

Kasus ini terungkap pada Desember 2024, dan mengejutkan publik karena uang palsu diproduksi langsung di Kampus 2 UIN Alauddin Makassar, Jalan Yasin Limpo, Kabupaten Gowa.

Uang tersebut dicetak menggunakan mesin canggih, dengan hasil yang nyaris sempurna, karena bisa lolos mesin penghitung uang dan tidak terdeteksi x-ray.

 

Artikel ini telah tayang di TribunPekanbaru.com 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved