Kamis, 11 Juni 2026

Saksi Kata

Wawancara Eksklusif Prof Sugeng: Ancaman PHK Massal PPPK dan Upaya Penyelamatkan APBD Bengkulu

PPPK terancam PHK massal akibat belanja pegawai tinggi, upaya penyelamatan APBD Bengkulu disorot.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Jiafni Rismawarni | Editor: Ricky Jenihansen
TribunBengkulu.com/Dok Pribadi
WAWANCARA EKSKLUSIF - Grafis Prof. Dr. Drs. H. Sugeng Suharto, M.M., M.Si. dengan latar belakang foto pelantikan PPPK Pemkot Bengkulu pada Sabtu malam, 27 Desember 2025. Prof Sugeng dalam Program Saksi Kata TribunBengkulu.com menyoroti tingginya belanja pegawai yang berpotensi memicu ancaman PHK massal PPPK serta perlunya langkah penyelamatan APBD Bengkulu. 

Ia juga menilai Bengkulu bisa tertinggal dari daerah lain.

“Pembangunan daerah bisa mengalami penurunan. Bahkan, bukan tidak mungkin Bengkulu akan tertinggal dibanding daerah lain karena keterbatasan anggaran.”

Apakah kondisi ini bisa memicu gejolak sosial?

Ia menjelaskan dampaknya tidak terjadi secara langsung.

Namun, penurunan kesejahteraan dapat memengaruhi daya beli masyarakat.

“Tidak secara langsung, tetapi dampaknya tetap terasa. Jika kesejahteraan menurun, daya beli masyarakat juga turun, dan ini akan memengaruhi kinerja ekonomi daerah secara keseluruhan.”

Apa pelajaran penting yang bisa diambil dari kondisi ini?

Menurutnya, pemerintah daerah harus lebih mandiri dalam mengelola keuangan.

Ia menekankan pentingnya peningkatan pendapatan daerah.

“Pemerintah daerah harus lebih mandiri dan tidak bergantung pada dana pusat. Fokus utama harus pada peningkatan pendapatan daerah.”

Sumber PAD apa saja yang bisa dikembangkan oleh pemerintah daerah?

Ia menyebut terdapat banyak potensi yang bisa digali.

Mulai dari pajak kendaraan hingga sektor perkebunan dan layanan publik.

“Banyak potensi yang bisa digali, seperti pajak kendaraan, sektor perkebunan seperti sawit, hingga inovasi layanan publik seperti pengelolaan limbah. Selain itu, sektor galian C juga bisa dioptimalkan.”

Jadi, apa kunci utama yang harus dilakukan pemerintah daerah?

Ia menegaskan kunci utama terletak pada inovasi.

Pemerintah daerah perlu kreatif dalam mengelola potensi yang ada.

“Kuncinya adalah inovasi. Pemerintah daerah harus kreatif dalam mencari sumber pendapatan baru dan mengelola potensi yang ada agar bisa meningkatkan PAD secara berkelanjutan.”

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved