Berita Rejang Lebong
Cuaca Buruk Berlanjut, BPBD Rejang Lebong Ingatkan Warga Tingkatkan Kewaspadaan Mandiri
Cuaca buruk masih melanda wilayah Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu hingga Senin (12/1/2026).
Penulis: M Rizki Wahyudi | Editor: Yunike Karolina
Ringkasan Berita:
- BPBD Rejang Lebong minta warga tingkatkan kewaspadaan mandiri
- Cuaca buruk masih melanda wilayah Kabupaten Rejang Lebong hingga Senin 12 Januari 2025
- Curah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi diprediksi masih akan terjadi hingga akhir Januari 2026
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Rizki Wahyudi
TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Cuaca buruk masih melanda wilayah Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu hingga Senin (12/1/2026).
Curah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi diprediksi masih akan terjadi hingga akhir Januari 2026.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rejang Lebong meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan mandiri.
Tujuannya untuk menghindari adanya korban dari bencana alam.
Kepala BPBD Kabupaten Rejang Lebong, M Budianto, mengatakan kondisi tersebut hingga kini masih sangat berpotensi meningkatkan debit air sungai dan saluran air.
Alhasil, risiko terjadinya banjir dan tanah longsor masih cukup tinggi di sejumlah wilayah.
“Berdasarkan prakiraan cuaca, hujan masih akan terjadi hingga akhir Januari. Debit air bisa meningkat dan ini berpotensi menimbulkan banjir maupun longsor di beberapa titik rawan,” ungkap Budianto saat dikonfirmasi TribunBengkulu.com.
Ia mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan rawan bencana seperti bantaran sungai, lereng perbukitan, dan daerah dengan kondisi tanah labil, agar selalu waspada terhadap perubahan lingkungan sekitar.
Menurutnya, kewaspadaan mandiri menjadi kunci utama dalam mengurangi risiko dan dampak bencana.
Warga diharapkan tidak ragu melakukan evakuasi mandiri lebih awal apabila kondisi sekitar dinilai membahayakan keselamatan.
“Jika sudah terlihat tanda-tanda seperti retakan tanah, longsor kecil, atau air sungai yang naik secara cepat, segera mengamankan diri. Terutama rumah-rumah yang berada di lokasi rawan longsor, jangan menunggu sampai terjadi bencananya,” imbuhnya.
Budianto mengakui, selama cuaca buruk berlangsung, BPBD telah mencatat sejumlah kejadian bencana di wilayah Rejang Lebong.
Beberapa di antaranya berupa banjir dan longsor yang terjadi di beberapa titik dan bahkan telah merusak beberapa rumah masyarakat.
Meski sebagian kejadian berhasil ditangani dengan cepat, potensi terjadinya bencana susulan masih terbuka selama curah hujan tinggi terus berlanjut.
Berita Rejang Lebong Bengkulu
Berita Rejang Lebong Terkini
Berita Rejang Lebong
cuaca buruk
Banjir dan Longsor di Rejang Lebong
BPBD Rejang Lebong
| Tim Gabungan Lakukan Pengusiran Beruang Madu di Rejang Lebong, Belum Ada Kemunculan Terbaru |
|
|---|
| Serapan Gabah dan Beras BULOG Rejang Lebong Capai 1.260 Ton, Dukung Capaian Nasional 3 Juta Ton |
|
|---|
| Daya Beli Masyarakat Menurun, Penjualan Beras Lokal di Rejang Lebong Merosot Sejak Desember 2025 |
|
|---|
| Pencetakan KTP-el di Rejang Lebong Sempat Terkendala, Server SIAK Nasional Bermasalah |
|
|---|
| Jembatan Penghubung Desa Lubuk Belimbing I dan II di Rejang Lebong Ambrol usai Dilalui Truk |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Cuaca-buruk-12-jan.jpg)