8 Paket Jalan di Bengkulu Tengah Senilai Rp 38 Miliar Akan Dibangun Tahun 2023

Selain pembangunan jalan, sejumlah jalan yang mengalami kerusakan pun akan dilakukan perbaikan dengan anggaran Rp 7,8 miliar.

Penulis: Suryadi Jaya | Editor: Hendrik Budiman
HO TribunBengkulu.com
Salah satu kondisi jalan Kabupaten Bengkulu Tengah yang berada di Desa Tanjung Raman Kecamatan Taba Penanjung Bengkulu Tengah dalam kondisi rusak berat, Selasa (17/1/2023). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Pemkab Bengkulu Tengah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 38 miliar untuk pembangunan 8 paket hotmix pada 2023 ini.

Selain pembangunan jalan, sejumlah jalan yang mengalami kerusakan pun akan dilakukan perbaikan dengan anggaran Rp 7,8 miliar.

Sehingga total anggaran terkait jalan untuk pengerjaan di tahun 2023 sebesar Rp 45,8 miliar.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Bengkulu Tengah, Rachmat Riyanto melalui Kabid Bina Marga, Febrian Fatahillah menjelaskan, terkait pembangunan jalan hotmix, total ada Rp 38 miliar untuk 8 paket jalan hotmix.

Dari Anggaran Rp 38 miliar ini didapat dari Rp 20 miliar bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik dan Rp 18 miliar bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU).

Baca juga: 215 ODGJ di Bengkulu Tengah Disebabkan Faktor Ekonomi dan Rumah Tangga

"Sekarang sudah proses lelang dan sudah tayang di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE)Kabupaten Benteng," ujar Febrian, Selasa (17/1/2023).

Ditargetkan akhir Februari 2023 proses lelang sudah selesai dan tanda tangan kontrak telah dilakukan, sehingga awal Maret pengerjaan sudah bisa dimulai.

Proses lelang dari Dinas PUPR memang setiap tahunnya dilakukan diawal tahun. Sehingga pengerjaan bisa dilakukan lebih maksimal dan tidak dikejar oleh deadline atau kejar tayang akhir tahun.

"Apabila sudah dimulai awal tahun, maka kualitas pengerjaan lebih terjamin dan pengerjaan akan selesai lebih cepat," kata Febrian.

Selain jalan hotmix, berkisar Rp 7,8 milliar lagi akan digunakan untuk pembangunan jalan Lapen hingga beberapa pemeliharaan jalan yang juga akan dikerjakan tahun ini.

Namun, Febrian belum ingin menjelaskan, lokasi mana-mana saja yang akan dilakukan pembangunan ataupun perbaikan.

Meski total anggaran yang dikeluarkan cukup besar, tetapi tak bisa dipungkiri jika usulan pembangunan jalan di Kabupaten Benteng masih cukup banyak dan tidak tercover seluruhnya.

"Dengan ketersediaan anggaran yang minim, sehingga pembangunan jalan dilaksanakan secara bertahap. Makanya kami sangat meminta kepada masyarat untuk bersabar," ujar Febrian.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved