Sabtu, 18 April 2026

Uang Palsu UIN Alauddin Makassar

Pengakuan Mengejutkan Eks Wakapolsek Sering Terima Transferan dari Bos Uang Palsu UIN Makassar

Kasus uang palsu produksi pabrik yang berada di lingkungan kampus UIN Makassar terbongkar pada Desember 2024 lalu. 

Editor: Hendrik Budiman
Tribun-Timur.com/Sayyid dan Kompas.com/Abdul Haq
KASUS UANG PALSU - (Dari kiri ke kanan) Terdakwa Annar Salahuddin Sampetoding usai jalani sidang kasus uang palsu di Pengadilan Negeri (PN) Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (30/7/2025); penampakan uang palsu produksi UIN Alauddin Makassar; dan Sugito Ngangun, mantan Wakapolsek Tallo, Polrestabes Makassar hadir sebagai saksi. 

Awal Terbongkar

Sindikat uang palsu di UIN Alauddin Makassar itu terbongkar berawal dari kerugian petugas BRILink di Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, yang menerima uang paslu.

Polisi kemudian mengembangkan hingga berhasil menemukan adanya pabrik uang palsu di gedung perpustakaan UIN Makassar.

Total sudah ada 15 terdakwa yang duduk di kursi pesakitan terkait kasus ini.

Mereka ada dari pihak luar maupun orang dalam kampus. 

Sedangkan bos atau otak dari sindikat pengedaran uang palsu ini adalah Annar Salahuddin Sampetoding.

Ia dikenal sebagai raja kayu asal Sulawesi Selatan dan sempat terjun ke dunia politik, sebelum akhirnya terjerat kasus tersebut.

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com 

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved