Jumat, 17 April 2026

Warga Mukomuko Tewas di Kebun

Momen Dramatis Evakuasi Warga Ranah Karya Mukomuko Bengkulu yang Ditemukan Tewas di Kebun Sawit

Evakuasi petani Mukomuko yang tewas tertimpa pohon di kebun sawit dramatis, terkendala hujan deras dan medan sulit.

Panji Destama/TribunBengkulu.com
PROSES EVAKUASI – Tim SAR Gabungan memindahkan truk yang terguling saat menuju lokasi penjemputan jenazah Ijon Majoni (42), warga Desa Ranah Karya, Kecamatan Lubuk Pinang, Kabupaten Mukomuko, Rabu (3/9/2025). Tim menghadapi medan sulit dalam proses evakuasi petani yang tertimpa pohon di kebun sawit. 

Keluarga Korban Menangis Histeris

Saat jenazah tiba di rumah duka di Desa Ranah Karya, keluarga yang sudah menunggu langsung menangis histeris.

 Jenazah kemudian dibawa masuk ke rumah.

Kepala Desa Ranah Karya, Arma Jaya, mengatakan korban dikebumikan di Tapan, Kecamatan Basa Ampek, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

“Tadi keluarga bermusyawarah, almarhum dikebumikan di Tapan. Tadi malam sudah ada ambulans yang menjemput,” jelas Arman.

Kronologi

Sementara itu, Kepala Desa Ranah Karya, Arman Jaya, menyebut korban adalah petani yang sehari-hari memang berkebun. 

Pada Jumat (29/8/2025), korban pamit dari rumah untuk menebang pohon di lokasi kejadian.

“Korban memang berkebun, sering sendirian di lokasi. Jumat kemarin korban pamit ingin menebang pohon ke keluarga,” ungkap Arman Jaya, Kamis (4/9/2025) pukul 09.00 WIB.

Ia menjelaskan, korban berencana pulang pada Rabu (3/9/2025). 

Namun pada hari itu sekitar pukul 11.00 WIB, korban tidak bisa dihubungi. 

Keluarga yang curiga meminta tetangga mencari korban ke kebun, hingga akhirnya ditemukan sudah tidak bernyawa.

“Rencana korban pulang hari Rabu. Namun karena tak bisa dihubungi, keluarga meminta warga mencari. Ternyata korban sudah tak bernyawa. Warga langsung melapor untuk evakuasi,” tutur Arman.

Sementara itu, Zek Haris (42), anak korban, mengatakan ayahnya memang sering berkebun sendirian dengan waktu lama hingga menginap di kebun.

“Sudah biasa kalau almarhum pergi ke kebun sendirian, bisa sampai seminggu. Tapi kali ini memang korban janji mau pulang hari Rabu,” jelas Zek.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved