Minggu, 19 April 2026

Warga Mukomuko Tewas di Kebun

Momen Dramatis Evakuasi Warga Ranah Karya Mukomuko Bengkulu yang Ditemukan Tewas di Kebun Sawit

Evakuasi petani Mukomuko yang tewas tertimpa pohon di kebun sawit dramatis, terkendala hujan deras dan medan sulit.

Panji Destama/TribunBengkulu.com
PROSES EVAKUASI – Tim SAR Gabungan memindahkan truk yang terguling saat menuju lokasi penjemputan jenazah Ijon Majoni (42), warga Desa Ranah Karya, Kecamatan Lubuk Pinang, Kabupaten Mukomuko, Rabu (3/9/2025). Tim menghadapi medan sulit dalam proses evakuasi petani yang tertimpa pohon di kebun sawit. 

Ia juga menambahkan, sang ibu baru keluar dari rumah sakit pada Senin (1/9/2025) setelah mengalami keguguran.

“Istri korban sempat syok saat mendapat kabar musibah, apalagi baru pulang dari rumah sakit karena keguguran,” tutup Zek.

Korban akhirnya dimakamkan di Kecamatan Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat.

Tidak Ada Tindak Kejahatan

Kapolsek Lubuk Pinang, IPTU Kurtani, memastikan dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda tindak kejahatan.

“Ada masyarakat melapor ditemukan jenazah di perkebunan sawit, jadi kami langsung ke sana bersama tim evakuasi gabungan,” ungkap IPTU Kurtani, Rabu (3/9/2025) pukul 21.18 WIB.

Ia menjelaskan, pihaknya juga sudah menawarkan pemeriksaan lebih lanjut, namun keluarga menolak dan menerima musibah tersebut.

“Dari kondisi yang kami temukan, korban tidak ditemukan tanda-tanda kejahatan. Kami sudah menawarkan pemeriksaan lebih lanjut, tapi pihak keluarga menolak dan menerima apa yang terjadi,” jelasnya.

Barang-barang berharga korban seperti motor Revo dan chainsaw juga ditemukan di lokasi kejadian.

“Untuk barang berharga seperti motor dan chainsaw juga ditemukan di lokasi. Dari keterangan saksi, korban memang sering pergi berkebun sendirian,” tutup IPTU Kurtani.

Petani Ditemukan Tewas

Sebelumnya diberitakan, Kepala Desa Ranah Karya, Arman Jaya, mengatakan korban ditemukan sudah meninggal dunia dalam kondisi tertimpa pohon saat menebang.

“Dapat laporan warga, ada warga kita yang tertimpa pohon di kawasan perkebunan sawit,” ungkap Arman, Rabu (3/9/2025) pukul 18.26 WIB.

Ia menuturkan, korban pamit menebang pohon pada Jumat (29/8/2025). Namun hingga Rabu (3/9/2025), korban tak kunjung pulang dan akhirnya ditemukan sudah tak bernyawa.

Tim evakuasi gabungan menempuh perjalanan lebih dari 20 kilometer dari Jalan Lintas Barat Padang–Bengkulu. Perjalanan sekitar dua jam ditempuh dengan mobil double gardan dan motor grandong.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved