Minggu, 12 April 2026

Pencurian Sapi di Mukomuko

Kabar Terbaru 1 Keluarga yang Curi 55 Ekor Sapi di Mukomuko Bengkulu, Kini Dilimpahkan ke Kejaksaan

Satu keluarga di Mukomuko nekat curi 55 sapi, aksi mereka telah lama meresahkan warga. Kini kasusnya dilimpahkan ke Kejaksaan.

Panji Destama/TribunBengkulu.com
CURI HEWAN TERNAK - Kapolres Mukomuko, AKBP Riky Crisma W dalam konfrensi pers di aula Polres Mukomuko, Kamis (28/8/2025). Gara-gara curi hewan ternak sapi, Satu keluarga di Kabupaten Mukomuko ditangkap Satreskrim Polres Mukomuko. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, MUKOMUKO – Kasus pencurian sapi sebanyak 55 ekor yang melibatkan satu keluarga di Mukomuko, Bengkulu, saat ini masih dalam proses hukum.

Sebelumnya, polisi telah menetapkan lima orang tersangka dalam kasus pencurian hewan ternak sapi. Dari pengakuan para pelaku, total 55 ekor sapi telah dicuri di kawasan Teras Terunjam.

Kapolres Mukomuko, AKBP Riky Crisma W, melalui Kasat Reskrim Polres Mukomuko, IPTU Novaldy Dewanda Baskara, menyampaikan bahwa proses hukum saat ini masih berjalan.

“Untuk proses hukum saat ini masih berjalan, kita juga sudah tahap 1 ke Kejaksaan Negeri Mukomuko,” ungkap IPTU Novaldy saat dihubungi TribunBengkulu.com, Rabu (24/9/2025) pukul 13.25 WIB.

IPTU Novaldy menjelaskan bahwa pemberkasan para tersangka telah dilakukan.

Berkas perkara untuk lima tersangka ini dibuat terpisah. 

Pihak kepolisian masih menunggu petunjuk dari kejaksaan terkait kasus ini.

“Kami juga masih menunggu petunjuk dari pihak kejaksaan, setelah kemarin menyerahkan berkas perkara atau tahap 1, untuk diteliti oleh jaksa nantinya,” jelas IPTU Novaldy.

Sementara itu, pihak kepolisian juga telah memeriksa sejumlah saksi dan korban terkait kasus ini.

Curhat Korban

Salah seorang korban, Itok (42), warga Desa Talang Kuning, Kecamatan Teras Terunjam, menceritakan pengalaman kehilangan sapinya.

Itok mengatakan sapi miliknya hilang sejak 9 Agustus 2025. Saat memeriksa halaman belakang rumahnya pada pagi hari, ia mendapati sapi miliknya sudah raib.

Ia bersama warga lain di Desa Talang Kuning dan Teras Terunjam merasa resah akibat aksi pencurian hewan ternak yang terjadi secara berulang.

Itok dan warga curiga hilangnya hewan ternak tersebut dilakukan oleh keluarga pelaku, meskipun mereka tidak memiliki bukti.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved