TOPIK
Efisiensi Anggaran di Bengkulu
-
Anggaran di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu bakal dipangkas, mencapai Rp 130 miliar.
-
Pemkab Mukomuko Provinsi Bengkulu terdampak dari efisiensi anggaran, sesuai dengan Inpres Nomor 1 tahun 2025.
-
Pemkab Bengkulu Selatan akan menggikuti kebijakan bersama terkait dengan adanya efesiensi anggaran.
-
Pengamat Ekonomi Prof.Dr. Ahmad Badawi Saluy,CHRA.,CQC angkat bicara soal efisiensi anggaran di Bengkulu.
-
Respon Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bengkulu Selatan Teddy Setiawan setelah adanya efesiensi anggaran.
-
Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kepahiang Iwan Zam Zam membenarkan adanya efesiensi anggaran untuk desa-desa yang ada di Kepah
-
Kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat ikut dikhawatirkan pengusaha di Bengkulu.
-
Pasangan Wali Kota Bengkulu terpilih, Dedy Wahyudi-Ronny PL Tobing, siap melaksanakan instruksi Presiden Republik Indonesia terkait efisiensi anggaran
-
Bupati Kepahiang Bengkulu terpilih Zurdi Nata menyebutkan pemangkasan anggaran di tahun 2025 ini belum berpengaruh untuk program prioritasnya.
-
APBD Provinsi Bengkulu tahun 2025 diperkirakan mengalami pengurangan hingga mencapai Rp 130 miliar.
-
Kades Batu Belarik di Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu Husni Tamrin sudah pasrah dengan pemotongan ADD dampak efisiensi anggaran.
-
DPRD Mukomuko minta adanyan peningkatan PAD untuk Kabupaten Mukomuko, untuk mengimbangi dampak daei efisiensi anggaran.
-
Dana Pusat Dipangkas, Anggaran di Rejang Lebong Dipotong Rp 31 Miliar. Hanya di Dinas PUPR Rejang Lebong saja.
-
Pemerintah Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu lakukan inventarisir APBD tahun 2025 untuk Efisiensi anggaran.
-
Dampak efisiensi anggaran, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025 Kabupaten Mukomuko Bengkulu berkurang hingga Rp 84 Miliar.
-
Perangkat desa yang ada di Kepahiang, Provinsi Bengkulu, kini mengaku khawatir karena ikut terdampak pemangkasan anggaran.
-
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemkab Seluma melakukan pemangkasan atau refocusing anggaran menindaklanjuti Inpres Nomor 1 Tahun 2025.
-
Respon Gubernur Bengkulu Terpilih Helmi Hasan soal pemangkasan APBD Provinsi Bengkulu tahun 2025 imbas efisiensi anggaran pemerintah pusat.
-
Hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara TVRI dan RRI bersama Komisi VII DPR RI pada Rabu kemarin disambut baik oleh kontributor TVRI Bengkulu.
-
APBD Provinsi Bengkulu tahun 2025 terancam berkurang hingga Rp 130 miliar, imbas efisiensi anggaran pemerintah pusat.
-
APBD Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu tahun 2025 terancam berkurang hingga Rp 71 miliar, karena efisiensi anggaran.
-
Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Bengkulu terancam pemangkasan yang nilainya mencapai Rp 150 miliar.
-
Pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memotong dana transfer pusat ke Kabupaten Bengkulu Tengah sebesar Rp 60 Miliar di tahun 2025.